RINGKASAN MATERI UJIKOM Keperawatan Gawat Darurat


       I.            GADAR
1.       Model korban dibagi dalam 4 kelompok warna:
Ø  Hitam/ Deceased : Korban meninggal atau tidak bernafas meskipun jalan nafas sudah dibebaskan, korban meninngal dibiarkan di tempat kejadian dan diangkat belakangan setelah semuanya tertolong.
Ø  Merah/ Immediate/ Prioritas 1 Evakuasi : Korban dengan luka yang mengancam nyawa dan segera membutuhkan perawatan lanjut atau tindakan operasi sesegera mungkin dibawah 1 jam dari waktu kejadian.
Ø  Kuning/ Delayed/ Prioritas 2 evakuasi : Korban dalam kondisi stabil, tapi tetap memerlukan perawatan lebih lanjut
Ø  Hijau/ Minor/ Prioritas 3 evakuasi :Pasien dengan luka yang merlukan pertolongan dokter tapi bisa ditunda beberapa jam atau hari.
2.      Penanganan trauma
a.       Danger
Ø  Aman diri = APD
Ø  Aman lingkungan
Ø  Aman pasien
b.      Respon
Ø  Alert
Ø  Verbal
Ø  Pain
Ø  Unrespon
3.      Primary survey
A.     Airway
a)      Suction = Gargling, lama tindakan 10 – 15 detik.
Ø  Soft tip
Untuk penghisapan caian
Ø  Rigid tip
Untuk darah yang mengumpal
b)     Snoring = pangkal lidah jatuh kebelakang
Ø  OPA, dilakukan pada pasien tdk sadar
Ø  NPA, dilakukan pada pasien sadar dan ada reflek muntah
c)      NEEDLE CRICOTIROIDOTOMI
Dilakukan pada membrane kricotiroid, IV catheter no. 12/14 dengan spuit 10 cc
d)     Fraktur fremur
Dilakukan logroll, 4 penolong
e)      JAW THRUST
Dilakukan pada pasien yang curiga trauma servical, multiple trauma, jejas di atas clavicula, raccoon eye
                
f)       NECK CHOLAR
Beathel sign, jejas muka, rinorhea
g)      HEAD TILT CHIN LIFT
Dilakukan pada pasien non trauma

h)     BACK BLOW  untuk bayi atau anak
Bila penderita sadar dapat batuk keras, observasi ketat. Bila nafas tidak efektif atau berhenti, lakukan back blow 5 kali (hentakan keras pada punggung korban di titik silang garis antar belikat dengan tulang punggung/vertebrae)

i)        Abdominal Thrust (Manuver Heimlich) pada posisi berdiri atau duduk
Caranya : penolong harus berdiri di belakang korban, lingkari pinggang korban dengan kedua lengan penolong, kemudian kepalkan satu tangan dan letakkan sisi jempol tangan kepalan pada perut korban, sedikit di atas pusar dan di bawah ujung tulang sternum. Pegang erat kepalan tangan dengan tangan lainnya. Tekan kepalan tangan ke perut dengan hentakan yang cepat ke atas. Setiap hentakan harus terpisah dan gerakan yang jelas.






B.     Breathing
a.      Masalah oksigenasi
a)       Nasal kanul
Ø  Aliran oksigen 1 – 6 liter/menit
Ø  Saturasi oksigen 95 – 100 %
b)       RM
Ø  Aliran oksigen  6 – 10 liter/menit
Ø  Saturasi oksigen 90 – 94 %
Ø  Tidak ada katub
c)       NRM
Ø  Aliran oksigen 10 – 12 liter/menit
Ø  Saturasi oksigen 85 %
Ø  Ada katub
b.      Masalah yang sering muncul
a)      Open pneumothorax
Ø  Nyeri pada lokasi yang cidera
Ø  Napas pendek
Ø  Terdengar suara bubbling
Ø  Penutupan luka dilakukan dengan memakai Kassa 3 sisi
b)     Tension pneumothorax
Ø  Trauma tembus atau benda tajam
Ø  Dispnea
Ø  Suara napas berkurang atau hilang pada sisi yang cidera
Ø  Distensi vena dan distensi trachea
Ø  Penanganannya dengan needle thorakosintesis mid II kavicula
c)      Flail chest
Ø  Perkembangan dada tidak simetris
Ø  Fraktur iga 2 – 3
d)     Hematothorax massif
Ø  Adanya darah dalam rongga pleura
Ø  Pekak
Ø  Penanganannya WSD
e)      Tamponade jantung 
Ø  Jvp melemah
Ø  Bunyi jantung melemah
Ø  Penanganannya Perikardiosintesis
C.    Circulation
Ø  Hentikan perdarahan external
Jika px transfuse darah maka, Hb normal 10
Rumusnya : Hb normal – Hb sekarang x bb x 6 untuk wbc x 4 untuk prc
Ø  Pasang infuse 2 jalur
D.    Disability
Ø  Pupil
Ø  GCS
ü  EYE
4          : buka mata spontan
3          : buka mata mengikuti perintah
2          : buka mata dengan rangsangan nyeri
1          : tidak ada respon
ü  MOTORIK
6          : mengikuti perintah
5          : melokalisir nyeri
4          : menghindari nyeri
3          : fleksi abnormal
2          : extensi abnormal
1          : tidak ada respon



ü  VERBAL
5          : orientasi bagus
4          : disorientasi
3          : hanya bisa mengucapkan kata – kata
2          : mengerang
1          : tidak ada respon
CKR  GCS 15 – 14
CKS GCS 9 – 13
CKB GSC 3 – 8
1.      Pasien henti napas henti jantung RJP dewasa  30 : 2, keceptan kompresi 100 – 120x/menit, RJP bayi 15 ; 1
2.      Ada nadi tidak ada napas, rescued breathing / napas buatan per 6 detik.
E.     Exposure
Ø  Gunting baju
Ø  Hipotermi, selimuti
F.      Folley catheter
Ø  Pasang catheter urine
Ø  Rumus output urine ½ - 1 cc/Kg BB/jam
Ø  IWL = 10 x bb(kg) /24 jam, 15 x bb(kg)/24 jam
4.      Secondary survey
Ø  Anamnesa
ü  Alergi
ü  Medication
ü  Post illness
ü  Last meal
ü  Event
Ø  Pemeriksaan fisik
ü  Head to toe
ü  vital sign